Berita

Pemkab Bandung dan Kelompok Tani Campaka 2 Bangun Embung Air
  • Tanaman Pangan
  • 05-Nov-2018 08:41:45 WIB
  • 57 view

UNTUK mengefisienkan pemanfaatan sumber mata air di Kabupaten Bandung, Dinas Pertanian Kabupaten Bandung menggalakan pembangunan embung air. Embung tersebut untuk menampung aliran air yang bisa dimanfaatkan saat musim kemarau maupun musim hujan.

Dengan kucuran anggaran Rp 142,5 juta, Dinas Pertanian bekerjasama dengan aparat Desa Drawati, Kelompok Tani Campaka 2 dan warga sekitar mampu mewujudkan pembangunan embung dengan menghabiskan anggaran sekitar Rp 250 juta. Pembangunan embung itu di sumber mata air Sungai Cijagra, di bawah kaki Gunung Kasur Desa Drawati, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung.

Luas areal pembangunan embung itu pada lahan seluas 200-300 tumbak, dengan daerah tangkapan air kawasan kehutanan seluas 8 hektare. Selain ratusan hektare lahan gundul di kawasan Gunung Kasur, di atas sumber mata air tersebut.

Kabid Tanaman Pangan Ina Dewi Kania, dan Kasi Sarana dan Perlindungan Tanaman Pangan Agus Lukman, Kepala Desa Drawati Aep Rusmana, Ketua Kelompok Tani Campaka 2 Desa Drawati Uu Jumara melaksanakan pemantauan pengerjaan embung-embung yang sudah rampung dalam pembangunannya, Kamis (25/10/2018).

Pengerjaan pembangunan emhung itu mulai awal Agustus dan berakhir 6 Oktober lalu. Untuk memenuhi dan menambah kekurangan anggaran yang dikucurkan pemerintah itu melalui swadaya masyarakat setempat.

Di Kabupaten Bandung, yaitu seluas 35.000 hektare lahan pertanian, namun di antaranya 11.000 hekare dilanda kekeringan karena jauh dari sumber mata air.

Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Ir. Ina Dewi Kania, M.P., mengatakan, pembangunan embung di hulu Sungai Cijagra ini supaya air disaat kemarau bisa dikelola dan dimanfaatkan dengan baik. Termasuk dalam pengelolaannya secara terorganisir.

"Sebelum ada pembangunan embung, air banyak yang terbuang begitu saja. Dengan adanya embung ini, air yang sebelumnya banyak terbuang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan persediaan air dan pertanian sehari-hari," kata Ina kepada galamedianews.com di lokasi pembangunan embung.

Ia berharap, dengan adanya pembangunan embung ini, di saat kemarau ada penambahan luas lahan pertanian karena persediaan air bisa lebih efisien. Sumber mata air Sungai Cijagra ini tak hanya digunakan masyarakat Desa Drawati, melainkan warga yang ada di sepanjang aliran sungai tersebut.


Source : www.galamedia.news

Kembali