Berita

FGD Digitalisasi Pasar Tani
  • Hortikultura
  • 16-Sep-2019 11:14:46 WIB
  • 79 view

Guna meningkatkan pemasaran hasil pertanian dengan menjaring lebih banyak konsumen dengan
memasuki ceruk pasar digital, maka Perkumpulan Pelaku Pasar Tani Sabilulungan (P3TS) Kabupaten Bandung  bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung berinisiatif mengadakan kegiatan
Focus Group Discussion, pada hari Senin (16/9/2019) bertempat di ruang Oryza Sativa Dinas Pertanian
Kabupaten Bandung.  FGD dimaksudkan untuk mengungkapkan permasalahan,
tantangan serta solusi pemasaran hasil tani di era digital.

Acara diikuti oleh sekitar 50 orang peserta, sebagian besar merupakan anggota P3TS, perwakilan dari PHRI Kabupaten
Bandung serta dari APJI ( Asosoasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia) Provinsi Jawa Barat.
Hadir sebagai pembicara yaitu Sekretaris DinasPertanian Kabupaten Bandung Ir. H. Diar Hadi Gusdinar, M.Si.
dan ketua koperasi Mitratama Kreasindo sekaligus penggiat pemasaran daring, Dudy Sandani.
Sektretaris Dinas Pertanian,  mengapresiasi acara yang digagas oleh P3TS, juga berharap  P3TS dapat lebih eksis
dengan melaksanakan  kegiatan promosi sendiri, juga mempunyai gerai yang representatif sebagai show case
hasil tani petani Kabupaten Bandung untuk mempermudah jejaring pemasaran. Dudi mengungkapkan bahwa
transaksi pasar digital lebih banyak dilakukan lewat gawai handpone dibanding komputer, sehingga ini menjadi
peluang pasar,  mengingat hampir semua orang memiliki gawai tersebut.

Untuk hasil tani dimana kesegaran lebih diutamakan, yang menjadi kendala yaitu permasalahan pengiriman,
sehingga ada beberapa hal yang harus diperhatikan, pertama yaitu pertama adanya pemasaran bersama,
kedua, membuat pasar on-line  serta, ketiga jaringan distribusi dari petani langsung ke konsumen.
Bagi petani dengan modal yang belum kuat lebih baik pemasaran digital dilakukan secara bersama.
Menilik masyarakat sekarang yang ingin serba instan,  Dudy juga menyarankan juga untuk memasarkan
hasil tani instan dengan pengemasan siap saji. Untuk  media digital yang dipakai,
bisa dipilih media yang paling mudah dan dibutuhkan oleh konsumen, untuk display bisa menggunakan Instagram, sementara untuk jalur komunikasi bisa menggunakan Aplikasi Whatsapp. (kur)



Kembali