Berita

Kabupaten Bandung Menjadi Daerah Prioritas Kopi
  • Sarana dan Prasarana
  • 24-Jan-2020 14:39:38 WIB
  • 44 view

PIKIRAN RAKYAT - Kabupaten Bandung mendapat kehormatan dengan ditunjuk Kementerian Pertanian sebagai daerah super prioritas kopi. Tahun ini pemerintah pusat akan mendirikan pusat edukasi dan bisnis kopi Arabika di Indonesia.

"Pemerintah pusat menunjuk dua daerah untuk super prioritas pertanian yakni Kabupaten Bandung untuk kopi Arabika dan Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Barat, untuk cokelat," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, A. Tisna Umaran, di ruang kerjanya, Jumat 24 Januari 2020.

Lebih jauh Tisna menyatakan, luas tanaman kopi di Kabupaten Bandung sudah mencapai 12.000 hektare yang sebagian besar berada di lahan milik Perhutani dan Perkebunan.

"Sampai saat ini kelemahan pertanian kopi adalah pihak petani dalam posisi yang lemah. Petani hanya sebatas menanam sampai panen, sedangkan untuk pemasaran sepenuhnya diserahkan kepada bandar kopi," katanya.

Harga jual juga murah sekitar Rp 6.000-10.000 per kilogram apabila dijual gelondongan.

"Kalau petani bisa mengolah menjadi gabah (green Bean) harganya akan naik menjadi Rp 60.000 sampai Rp 80.000 per kilogram," katanya.

Dengan penunjukan sebagai daerah super prioritas, kata Tisna, pertanian kopi akan diarahkan kepada korporasi kopi.

"Jadi korporasi itu gabungan antara kelompok tani, bandar kopi sampai eksportir kopi sehingga ada keterpaduan dalam pertanian dan pemasaran kopi," ucapnya.

Korporasi kopi ini, kata Tisna, akan dipusatkan di Kecamatan Kertasari karena sudah ada Taman Teknologi Pertanian (TTP) kopi.

"TTP pada tahun ini fungsinya diperluas dan diperkuat sehingga menjadi korporasi kopi sebagai percontohan seluruh Indonesia," katanya.***

source : www.pikiran-rakyat.com

Kembali