Berita

Pembangunan RJI Tingkatkan Produksi Pertanian di Kab. Bandung
  • Sarana dan Prasarana
  • 30-Apr-2021 07:26:58 WIB
  • 65 view

Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bandung berharap pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi pada lahan pertanian sawah di Kabupaten Bandung merata untuk meningkatkan produksi pertanian.

Secara bertahap dan masuk usulan termin pertama dari para kelompok tani pada tahun 2021 ini, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian RI menggulirkan anggaran untuk pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi di 31 unit di Kabupaten Bandung.

"Setiap unit pembangunan rehabilitasi jaringan dengan anggaran Rp 75 juta dan cakupan luas lahan 50 hektare," kata Kabid Sarana Prasarana Distan Kabupaten Bandung Ir. Yayan Agustian di ruang kerjanya di Kantor Distan Kabupaten Bandung Soreang, Kamis 29 April 2021.

Menurut Yayan, pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi tersebut merupakan program Presiden Joko Widodo, dalam upaya penanggulangan ekonomi nasional disaat pandemi Covid-19 dan sumber anggaran dari pusat.

Sedangkan pengerjaan pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi itu dengan cara swakelola dan dikerjakan langsung oleh para petani. Anggarannya pun disalurkan langsung pemerintah  melalui rekening kelompok petani.

"Alhamdulillah, dengan kondisi pandemi Covid-19 ini, dengan adanya program pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi ini para petani cukup terbantu," ungkap Yayan.

Pengerjaan pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi di 31 unit itu, katanya sebagian sedang berjalan pembangunannya dan diharapkan beberapa unit selesai pembangunnya sampai menjelang atau setelah Lebaran.

"Memang pembangunannya  dilakukan secara bertahap. Saya berharap, setelah pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi ini selesai dilanjutkan dengan peningkatan pemeliharaan oleh para petani,"  tuturnya. Dikatakan Yayan, dengan adanya pembangunan insfrastruktur  pertanian  itu supaya para petani bergairah. Minimal dalam proses pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi itu, minimal masih ada sumber air.

"Setelah tahap pertama ini digulirkan, kelanjutan program selanjutnya bergantung pemerintah pusat," katanya.  Yayan menuturkan, dengan adanya pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi tersebut dapat meningkatkan produksi pertanian capai 0,5 persen.

"Perbaikan infrastruktur dapat meningkatkan produksi 0,5 persen," katanya. Distan pun sangat mengapresiasi dengan adanya komitmen di antara pemerintah Desa Sangiang dan Haurpugur Kecamatan Rancaekek serta warganya untuk sama-sama mempertahankan lahan tak dilakukan jual-beli. Hal itu untuk menghindari alih fungsi lahan.

"Kita dari Distan sangat mendukung, supaya tak jadi alih fungsi lahan," ungkapnya. Dibandingkan dengan desa lainnya, seperti Desa Rancaekek Kulon, Rancaekek Wetan dan Desa Tegalsumedang sudah banyak lahan pertanian yang alih fungsi karena proyek Kereta Cepat Indonesia China.


Source : www.galamedia.pikiran-rakyat.com














Kembali