Berita

SAPU TANGAN Masuk Top 33 Lomba Sinovik Jabar
  • Sarana dan Prasarana
  • 29-Oct-2019 20:12:57 WIB
  • 39 view

INOVASI Sistem Aplikasi Penyuluhan Pertanian Sabilulungan (Sapu Tangan) yang diinisiasi Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Yayan Agustian, masuk ke dalam top 33 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) Jawa Barat (Jabar) 2019.

Penghargaan tersebut diserahkan Asisten Administrasi Setda Provinsi Jabar, H. Dudi Sudradjat Abdurachim kepada Yayan Agustian, bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda ke-91, yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga Pemerintah Provinsi Jabar bertajuk "Youth Innovation Summit 2019", di Gedung Youth Center Sport Arcamanik, Kota Bandung, Senin (28/10/2019).

Menjadi peringkat ke 13 dari 33 peserta Sinovik, Yayan mengaku terpacu untuk terus memberikan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat. Dirinya menjelaskan, Sapu Tangan merupakan sistem informasi penyuluhan pertanian yang menyajikan database berbasis web (online).

"Aplikasi ini dibangun untuk meningkatkan kualitas pendataan statistik pertanian yang akurat, sehingga dapat dimanfaatkan dalam penetapan kebijakan penyuluhan maupun pembangunan pertanian secara luas," ujar Yayan seperti dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Hasil yang akan diperoleh dengan penerapan Sapu Tangan, lanjutnya, selain mempermudah dan mempercepat pengelolaan data statistik pertanian, juga mampu meningkatkan akurasi data dan informasi statistik pertanian yang disajikan.

"Aplikasi digital sapu tangan ini untuk mempercepat dan mempermudah pelaporan pertanian secara akurat, efisien, dan tepat waktu," imbuhnya.

Yayan menjelaskan, inovasi ini mulai dikembangkan sejak Juni 2017 dan sudah diverifikasi Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian (Kementan) RI. Bahkan sempat disinergikan dengan aplikasi digital yang ada di Pusdatin Kementan RI yakni elektronik Pengembangan Data Pangan Strategis (e-PDPS).

"Saya harap, masyarakat bisa memanfaatkan aplikasi ini untuk memudahkan pendataan statistik pertanian," harap Yayan.

Sementara itu sebagai institusi pembina layanan publik, Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung, Yudi Abdurrahman menyampaikan apresiasi terhadap inovasi Sapu Tangan.

"Kami mengapresiasi atas Inovasi Sapu Tangan yang digagas Pak Yayan Agustian. Mudah-mudahan bisa memotivasi ASN yang lainnya, untuk terus berinovasi dalam hal pelayanan publik, mencari hal baru yang membawa perubahan ke arah yang lebih baik," tutur Yudi.

Source : www.galamedianews.com

Kembali